Sabtu, 24 Juli 2021

Soto ibuk Nomero Uno


Kalau bahas soal soto, ah.. teringat buatan ibuku di Mojokerto, beliau memiliki resep berbeda dari yang lain, rasa khasnya tak bisa ku dapatkan di warung-warung penjual soto. 

Kenapa ya? Bisa di bilang, mungkin buatan ibuku ada cinta didalamnya.

Rindu pulang kerumah... Bertemu ibu dan minta dibuatkan soto kesukaan ku. 

Aku pernah sekali bertanya tentang resepnya, padahal resepnya sama saja dengan resep yang bertebaran di google.
Walaupun buatan ibuk biasanya ditambahkan potongan tahu biar banyak.

Maklum penghuni rumahku banyak sekali, kita sudah dibiasakan sejak kecil kalau mengambil kuah soto, potongan dagingnya harus maxi 2 biji, selebihnya tahu. 

Kenapa begitu? Ini pertanyaan ketika kecil yang tidak bisa ku kompromi, karena ketika makan soto ibuk, bawaannya pengen habiskan semua yang ada didalamnya.

"Titik-titik pokok uman kabeh"

Wejangan ibuk ketika kami mau makan, artinya "ambillah sedikit (daging) biar semua kebagian," kata tersebut selalu terngiang ketika kami makan soto ibuk yang tak ada tandingannya. 

Ternyata ada pesan tersirat didalamnya, ketika ku beranjak dewasa baru ku bisa faham ma'nanya.

Kita dibelajari saling berbagi, tidak boleh serakah walaupun rasanya enak, harus ingat saudara biar sama rasa.

Pesan itu selalu kami ingat dan selalu kami terapkan dalam hidup kami, ibuk.

Kami bangga memiliki ibuk yang selalu mengajari kami berbagi. Kami sangat menyayangimu ibuk.

Soto ibuk adalah soto terenak di dunia menurut kami anak-anaknya.

Soto yang membuat kami pulang ke kampung halaman, soto yang bisa mengingatkan kami untuk menjenguk ibuk di masa senjanya. 

Terimakasih ibuk. 
Soto buatan ibuk selalu nomero uno. 

Pantun makan soto 

Makan soto di siang hari
Paling enak dengan bapak
Kalau kita mau memperbaiki diri
Insyaallah, kan berguna di hari kelak

Makan soto bersama ibunda
Sambil makan kerupuk putih warnanya
Jagalah hati jagalah mata
Karena penyakit hati susah sembuhnya

Makan soto bareng si bungsu
Sambil makan, minum es semangka
Mari berbakti kepada bapak ibu
Supaya nanti masuklah surga

Afifah



15 komentar:

  1. Keren buk, saya ingin cicipi sotonya 😋

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo bu... Mari mampir kalau ke Mojokerto

      Insyaallah kami siapkan soto 🤭🙏

      Hapus
  2. Jadi ingat waktu bapak ibu masih ada, kita makan soto semangkok dibai 6, jadi harus semua merasakannya. Ibu membuat kuahnya lebih banyak supaya semua anaknya ikut menikmati sotonya. Terima kasih, tulisannya sangat inspiratif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia pak, ajaran bapak ibuk walaupun makan saja ada nilai amanatnya.

      Hapus
  3. Juara. Dipuji bang Jay Inspiratif. Saya hanya 1 kalimat, mkan soto sambil baca puisi soto makin nikmat makin sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pak. Atas apresiasinya. Ia pak soto ternyata kaya manfaat seperti yang sudah di ulas teman teman yang lain, sotonya enak manfaat nya dapat

      Hapus
  4. Balasan
    1. Terimakasih Bu Dwi, terimakasih jadi pembaca setia 😁🙏

      Hapus
  5. terimakasih pak, atas kunjungannya

    BalasHapus
  6. Tulisa yg menginfirasi 👍👍

    BalasHapus